1. Jenis Cartridge POD:
- Cartridge dengan coil terpisah: Pada jenis ini, durasi diamkan biasanya lebih lama, sekitar 10-15 menit. Hal ini karena coil perlu benar-benar basah tersiram liquid agar tidak kering dan gosong saat digunakan.
- Cartridge dengan coil terintegrasi: Untuk jenis ini, durasi diamkan bisa lebih singkat, sekitar 5-10 menit. Coil umumnya sudah cukup menyerap liquid dengan cepat.
2. Kekentalan Liquid:
- Liquid kental (VG tinggi): Liquid kental membutuhkan waktu lebih lama untuk meresap ke dalam coil, sekitar 10-15 menit.
- Liquid encer (PG tinggi): Liquid encer lebih mudah terserap, durasi diamkan bisa cukup singkat, sekitar 5-10 menit.
3. Kapasitas Liquid:
- Pod dengan kapasitas besar: Cairan butuh waktu lebih lama untuk memenuhi ruang kosong, dianjurkan diamkan 10-15 menit.
- Pod dengan kapasitas kecil: Liquid cepat memenuhi ruang, durasi diamkan bisa lebih singkat, sekitar 5-10 menit.
4. Kebiasaan Vaping:
- Sering vaping: Jika Anda sering mengeluarkan puff, durasi diamkan sebaiknya lebih lama (10-15 menit) agar coil tidak cepat kering dan kehilangan rasa.
- Jarang vaping: Durasi diamkan bisa lebih singkat (5-10 menit) karena coils tidak terlalu dipaksa bekerja terus-menerus.
Tips Tambahan:
- Saat mengisi liquid, hindari mengisi hingga penuh. Sisakan sedikit ruang agar wick tidak kelebihan beban dan liquid bisa terserap lebih optimal.
- Setelah mengisi, ambil beberapa hisapan pelan tanpa menyalakan pod. Ini membantu liquid mengalir ke dalam coil.
- Gunakan pengaturan watt rendah untuk hisapan pertama, terutama pada pod baru. Hal ini memberi waktu coil untuk panas secara bertahap dan mencegah rasa terbakar.
- Perhatikan perubahan rasa. Jika rasa berubah drastis atau terasa “gosong”, tandanya coil sudah kering dan mungkin perlu penggantian.



